♡Annyeong Haseo♡

Image and video hosting by TinyPic

Update. Status. !

gyaaa.. saya kehilangan kucing ! !
kalau ada yang nemu, tolong antar ke rumah yaa..
TT_TT
- - Our Journal - -

This is about everything...

Image and video hosting by TinyPic

Sabtu, 27 Februari 2010

.Trend Nama.

Tanggal 18 Februari 2010


Kamis lagi…. Kamiss lagi… Antum tahu kan, kalau hari kamis itu hari apa? Ya, hari kepanduan bagi anak kelas dua & satu dan hari saat ana harus menjadi ketua dan mengatur anggota kelompok nusaibah!

Nah, dan kepanduan kali ini kami mau TRANSFORM! Yups, transform! Dan sekarang ana lebih pede dengan transform kali ini, soalnya pas jam olahraga kemarin ana, akla, ade, fifi dan yang lainnya main transform-transformman dengan matras. Nah, bingung kan? Bigung kan? Kawan, cara mainnya kayak gini, pertama empat matrass disusun keatas, lalu sediakanlah kursi, dan syuuuut…. tinggal terjun aja dari atas kursi. Entar jatuhnya di atas matrass yang empuk itu.


Yesss dan kabar gembiranya, sekarang ana jadi gak takut! Horeee…. Alhamdulillah. Kalau pun nanti jadi transfom, insya allah ana gak nangis lagi lah. Apapun cara jatuh ana, mau lurus kek, mau bengkok kek, atau kaki duluan yang jatuh yang penting ana terima aja. Toh, ana udah berani menjatuhkan diri! Itu kan sudah kemajuan bessar…!!!


Ikhwan pun kebagian yang pertama menjatuhkan diri alias main Transform. Dan ternyata ikhwan itu rata-rata semuanya pede lho. Cara jatuhnya keren-keren semua, meski ada juga yang cara jatuhnya aneh sih… Hhe. Tapi it’s OK. Yang penting mereka sudah berani menjadi kelinci percobaan dan juga sudah berani menjatuhkan dirinya! Itu kan hebat…!!


Lalu, setelah ikhwan selesai main transform, maka selanjutnya akhwat lah yang bermain. Dan masyithah pun lebih dulu mencoba sedangkan nusaibah yang nahan-nahan matrasnya. Namun tanpa terasa jam pelajaran kepanduan pun sudah selesai, dan nusaibah pun masih belum kebagain main. Kecewa sih, tapi kata ustad main transform-nya dilanjutkan minggu depan. Ana pun kecewa, tapi tunggu… kok yang lainnya tenang2 aja ya… sampe2 ada yang berlonjak bahagia…! He’eh. Heran ana sama mereka. Mbok ya bukannya kecewa tapi malah seneng2… Aneh koe. Ya sudah, terima saja. Semoga minggu depan kami memang main ya…


Hemm, sebenarnya tadi itu cerita pembuka aja ya…

Karena saat ini ana pengen menulis tentang ‘trend nama dikalangan anak-anak akhwat ibnurusyd’…


Begini, entah kenapa akhir-akhir ini akhwat pada demen buat nama-nama aneh, yahh pokoknya nama alias-nya lah… tapi, bukan nama sebenarnya, lho. Kayaknya nama-nama tersebut cuma buat gaya-gayaan aja tuh. Habisnya nama-nama tersebut kebayakan di ambil dari komik dengan tokoh yang cakep-cakep pula. Huh, maunya….!

Ok, nah kita mulai saja ya perkenalan nama-nama baru kami.


Akla Nabila, alias -> Yuka

Kata Akla, nama yuka tersebut berasal dari Natsume HYUga+AKlA nabila=YUKA.

Hhehe. Akla aneh2 aja ya…

Tapi sebelumnya ana pikir yuka itu akla ambil dari namanya ibu mikan lho, yaitu ‘Yuka Azumi’. Oo, Rupanya nama itu didapat dari gabungan natsume dan akla, toh. Hhehe. Ana jadi malu… >///<

Cartoons Myspace Comments


Ade Kurniasih, alias -> Deva

Kalau nama Ade, ana juga kurang tahu dapatnya dari mana,… tapi kayaknya diambil dari nama Idola Cilik, kayaknya sih, seharusnya… Soalnya ana gak terlalu ngeh ama idola cilik, habiss konser-konser begitulah,, jadi ana kurang suka…

Cartoons Myspace Comments


Amiroh Dzatul Himmah, alias -> Aoi chan

Waktu itu saat pelajaran B.Arab Amiroh malah nanya ke ana kayak gini, “Ani, nama adek natsume itu siapa?”. Ya sudah, ana pun langsung menjawab, “Aoi”. Dan ding-dong, ternyata saat itu juga Amiroh langsung memproklamirkan bahwa nama ‘aliasnya’ adalah, ‘AOI’. Dan kalau lagi iseng, kadang2 ana panggil Miroh dengan nama Sawi… Upsss… Hhehe.

Cartoons Myspace Comments


Asra Wafa, alias -> Rafa atau Fafa

Heemm, yuhuuu… kelihatannya nama wafa mirip dengan fatimah ya… Tapi kayaknya nama itu berasal dari AsRA WaFA=Rafa. Lucu juga yaa… ada-ada saja… ~_^

Anime Myspace Comments


Dina Riyani, alias -> So_chan atau O_chan

Nah kalau Dina, ana juga kurang tahu dapatnya dari mana. Tapi sepengetahuan ana, Dina juga kasih nama flashdisknya dengan nama So_chan. Hemm, meski begitu sampai sekarang ana juga belum tahu dapatnya dari mana…

Cartoons Myspace Comments


Fatimah Rafa As-Syahidah, alias -> Natsume

Kalau nama fatimah, antum semua juga sudah pada tahu kan. Natsume itu tokoh di dalam komik ‘Alice Academy’dan natsume orangnya tenang, cool (dingin), dan dewasa… padahal dia masih kelas 4 SD, lho. Tapi entah kenapa kehidupan yang di alaminya itu keras… dan tak seperti teman sebayanya… :’(

Anime Myspace Comments


Fifi Pradina, alias -> Chick

‘CHICK’… teman-teman juga pasti tahu artinya kan? Yupss, artinya adalah Pipi. Mungkin karena chick mirip dengan namanya, makanya Fifi memberi nama aliasnya begitu. Lagian kata Fifi, panggilan ust. Zainal ke Fifi juga chick2…

Cartoons Myspace Comments


Hairatunnisa’, alias -> Nobara

Hhehe. Kayaknya nama ana yang paling sussah dikenali ya. Nah, agar sekedar antum tahu, Nobara itu tokoh di komik alice academy. Dia adalah pemilik ‘Ice Alice’ dan sering dijuluki Ice Queen. Ana memilih nama Nobara karena dia itu cantik lho, tapi meski begitu entah kenapa dia sering dijauhi teman-temannya di SMP,… mungkin karena alice nya yang di anggap berbahaya ya…. Lagian Natsume juga begitu, sering diperlakukan tidak adil karena lagi-lagi alice nya yang dianggap berbahaya… Benar-benar menyebalkan sekali, ya. Ehemm,...tapi kok Ade sering sekali mengejek ana dengan ‘Barbar’? Ya sudah, ana pun membalas dengan bilang kalau ade itu ‘Vespa’ (Deva)?!

Cartoons Myspace Comments


Intan Dhiya Taufiqah, alias -> Jang Geum

Nah, kalau Jang Geum sih bukan nama yang berasal dari tokoh di komik ataupun karangan sendiri. Jang Geum adalah tokoh di drama korea yang berjudul ‘Jewel In The Palace’. Jang Geum sendiri adalah seorang koki kerajaan yang hebat, dia ahli dalam memasak, akupuntur dan juga tabib. Wissshh,.. keren kan? Yuppss, pilihan Intan gitu, lho. Hhehe. Oh, iya! Meski hebat dalam berbagai hal, tapi kok kayaknya orang hebat itu selalu banyak cobaannya ya…?

Cartoons Myspace Comments


Khaula Dzatul Himmah, alias -> Yo chan

Yupss, Yo chan juga adalah tokoh yang berasal dari komik Alice Academy. Yo chan itu anak berusia 3 tahun, lho! Tapi kecil2 begini, dia juga pandai menggunakan alice nya, makanya saat natsume akan pergi mencari adiknya, ia mempercayakan teman-temannya pada yo chan yang masih imut-imut itu, lho. Dan saat yo chan berubah wujud jadi anak umur 13 tahun,… ternyata yo chan itu cakep juga, Hhihi. Hmm… Yo chan dan Yola… ternyata mirip juga ya…

Cartoons Myspace Comments


Lilis Nuryani, alias -> Yayan (?)

Saat itu, teman-teman pada heboh mencari-cari nama ‘aliasya’. Terus ada teman ana yang nanya ke Lilis siapa nama aliasnya… Lalu, entah siapa yang menjawab kalau nama alias Lilis itu Yayan. Hmm, Yayan? Mungkin nama Yayan itu di ambil dari Lilis NurYA(2)Ni=YAYAN, hmm… tapi mungkin aja ya…

Cartoons Myspace Comments


Maulida Rahma Husnita, alias -> Ayuzawa

Waktu ana nanya ke Iid siapa nama aliasnya, Iid pun jadi bingung. Ya sudah, Fatimah pun lalu menyodorkan buku kumpulan nama-nama jepang, dan ternyata Iid pun memilih Ayazawa. Teman-teman, antum tahu gak kalau Ayuzawa itu tokoh di komik My Sweet Kaichou. Dan faktanya, Ayuzawa itu tomboy lho, terus ketua OSIS pula! Wissh… keren! Setelah ana bilang begitu ke Iid, eh si Iid-nya teh seneng pisan euy..! Memanglah ya, kayaknya Iid memang sama dengan ayuzawa… yaitu sama tomboynya…

Anime Myspace Comments


Rena Alfiana, alias -> Kureha

Heemm, Kurehaa..? Siapa ya? Ana juga kurang kenal… Nah, saat ana tanya ke Rena, kata Rena, Kureha itu tokoh yang ada di komik Dina, tapi judulnya apa ya… Si Rena teh juga lupa,…

Cartoons Myspace Comments


Richa Miftaqul Zana, alias -> Rivo

Richa bilang, Rivo itu singkatan dari Richa Potters. Seharusnya kan ‘Ripo’, tapi entah kenapa kok malah jadi Rivo ya? Kayaknya sih, menurut ana itu biar keren saja. Tapi kok kayak merek motor ya... Hhehe. Peace..^_^. Heemm, denger2 sih Richa gak suka sama band the potters, tapi anehnya namanya kok di embel-embeli dengan potters? Atau jangan-jangan Potters nya diambil dari Harry Potters ya… bisa saja sih…

Cartoons Myspace Comments


Tsummayah Tsabitul Haq, alias -> NO NAME (?)

Hhe? Kok bisa ‘no name’ sih? Berarti gak ada nama dong? Hmm, antum2 pada bingung ya… Dan yupss, itu betul sekalii… Begini, begitu tahu kami yang heboh karena bikin nama ‘alias’, abit pun jadi malass buat namanya. Hhaa… habiss kaminya terlalu lebay sih… Hemm, kawan. Satu pelajaran dapat kita ambil, yaitu “Jangan terlalu lebay”. Hhehe. Udah, itu saja pelajarannya ya…

Cartoons Myspace Comments


By: Ani Da Vinci :)

Comment: Ini cerita yang ber-genre *Lebay mode on*

Jumat, 26 Februari 2010

pesan dari muslim di manokwari papua

Di bawah ini adalah pesan permintaan do'a dari ukhti Alyn:


Bismillahirrahmanirrahim..
.

Mohon kesediaannya sebagai umat Muslim untuk memberikan bantuan pada kami berupa Doa untuk saudari2 Qt di Jayapura,

Dalam upaya penolakan terhadap Pemda Manokwari yang menetapkan Manokwari sebagai (Kota injil) yang mengeluarkan aturan najis kaum kufar:

1. Melarang perempuan memakai hijab/ berjilbab

2. Dilarang mengumandangkan Adzan

3. Menghentikan bahkan meniadakan pembangunan Mesjid dan beberapa aturan lain yang bertujuan menghilangkan pengaruh Islam di daerah kami.

Mohon sebarkan pada semua muslim di tanah air, minimal semua muslim tau bagaimana perkembangan Islam di Jayapura, dan bagaimana gigihnya
Nashrani dalam misi Kristenisasinya...

(berita dari ukhti kita "Alyn Fadhliany" alamat fb: "chuby_dolphin@ymail.com" di Jayapura)

Tolong di forward sebanyak2nya ke beberapa grup Islamic yang lain, Jazakallah khairan katsir atas bantuanya...
---------------------------


** Dinukil dari kiriman Al-Akh Abu Abdirrohman di Grup Problema Muslim

Senin, 22 Februari 2010

Mara, mara, mara itu tak perlu...

Tanggal 19 Februari 2010

Huft. Asal tahu aja, hari ini teman-teman ana itu menyebalkan sekali. Ana tahu mereka memang gak menyukai pelajaran matematika dan ust. Mardiansyah yang mengajar, tapi yang ana herankan sikap mereka kepada ustad. Masa’ saat pelajaran Mtk mereka aneh-aneh saja nanya ke ust. Mardiansyah, untung-untung kalau nanyanya yang berhubungan dengan mtk, tapi mereka malah nanya dengan pertanyaan yang gak ada hubungannya adengan mtk! Lalu, dengan entengnya mereka bertanya,

“Ustad. Ustad kok suka marah-marah?”

“Supaya kalian ngerti…..” *cuek*

“Ustad. Kalau marah-marah nanti cepat tua lho….”

“Yang penting kalian ngerti….!*masih cuek*

“Ustad. Nanti tumbuh uban, ustad….” *ngotot*

“Yang penting kalian ngerti!!” *teuteup cuek*


Nah, sebenarnya mtk itu sangat mudah.
Kuncinya, kita hanya perlu menanamkan rasa suka
pada mtk :)


Duh, geram ana sama teman ana. Rasanya pengen ana jitak satu-satu. Ya ampuuun… masa’ nanya kayak gitu…!
Nah, satu lagi…
Saat itu Fifi bertanya lagi ke Ust. Mardiansyah, “Ustad, kami nakal ya ustad??”. Weleh-weleh, padahal gak usah di tanya pun kita sendiri juga tahu jawabannya kan?
Lalu, sang ustad pun menjawab dengan tegas, “Iya, nakal! Benar-benar nakal!”

Apa?

NAKAL????

Hu-uh. Ana sependapat dengan ustad, tapi ana sedih mendengar ucapan ustad, dan sekaligus ana sebal dengan pertanyaan fifi yang nyeleneh itu. Hemm, ntah lah. Ana sedih aja kita dianggap seperti itu. Memang, saat belajar mtk itu teman-teman ana asyik ngobrol aja dan kalau ustadnya sudah nyuruh diam, baru lah mereka mau menge-rem mulutnya itu. Saat ustadnya menerangkan pun mereka masih teuteup bicara, ntar kalau gak ngerti malah lari ke ana, kan jadinya ana yang pusing! Tapi tetap saja mereka sepertinya tidak bisa di atur… -,- Tiap belajar ribuuuutt terruuuss…. Kayaknya mulutnya gak bakal cape’ walaupun ngomong selama 24 jam, full. Duh, sampe bingung ana, emang beli batrai nya dimana sih? Koq mulutnya gak berhenti-berhenti padahal udah ngomong 24 jam nonstop! Halahhhh, aneh…

Hemmm, sob. Harusnya antum maklum dengan ustad mardiansyah yang menurut antum suka marah-marah itu, dan harusnya lagi antum dapat menjaga mulut dan sikap antum. Kan antum tahu sendiri kalau ustad mardiansyah itu baru mengajar kita, masa’ ustad udah cape’ datang dengan membawa harapan agar dapat memberikan ilmunya, eh tau-taunya murid yang akan di ajarnya bandel-bandel semua, mana gak bisa di atur pula! Teruss parahnya, malah murid tersebut nanya pertanyaan yang aneh-aneh lagi!!! Mending kalau ngerti apa yang diajarin, tapi kalau enggak? Grrr… selanjutnya antum tahu apa yang terjadi. Ustad pun akhirnya jadi kesal, dan marah-marah…


.stres mode on. Mau kayak gini?


Ayo minta maaf, minta maaf. Dan ikhlaskan hati antum untuk menerima pelajaran dari ustad, karena kalau enggak, ilmu tersebut gak bakal mau nyantol di kepala antum! Ish, serem kan? Ayoo, tazkiyyatun nafs, dong… Gimanna? Udah ikhlass… Kalau udah, silahkan lanjut di baca…

Ana juga sudah mengingatkan beberapa teman ana supaya mau memperhatikan ustad dan gak bertanya pertanyaan yang aneh lagi. Eh dia nya malah berkomentar, “Tapi ni, kalau di al-fityah itu, ustad/ustadzahnya gak ada yang marah. Nanti kalau marah-marah, tegang murid-murid jadinya.”. Hemm, benar juga. Tapi kalau ana sih,fine-fine aja. Namun seharusnya antum juga sadar kalau yang membuat ustad itu marah kan kita juga. Yang buat ustad itu kessal kan kita juga. Coba tengok sekolah-sekolah yang lainnya, banyak guru-guru yang juga sering memarahi muridnya.Dan bahkan sampai melakukan penyiksaan terhadap muridnya! Jadi, ana pikir ustad itu gak memarahi kita kok, ustad hanya kesal saja. Tapi yang ana herankan itu, ya kalian…. Kalau antum sekolah di sekolah yang lain, terus ada guru yang sedikit saja membentak antum, apa antum akan balas marah? Untunglah kita sekolah disini… :)


.Hhihi. Kalau lagi marah kita jelek lho!


.Makanya. Yuk belajar sungguh-sungguh.
.Biar dapat hasil memuaskan.

Huft. Tapi dulu kita gak seperti ini, lho. Dulu kita adem-ayem aja, saat belajar pun selalu tenang. Sekarang? Gak ussah tanya deh… Kalau bukan akhwat yang ribut, ya ikhwannya itu yang carii masalah. Dan sekarang kita juga gak disiplin, pengennya selaluuuu bermaiiiin…. anywhere and anytime. Yahh, seperti yang antum tahu, seolah hidup ini hanya diisi dengan bermain, bermain daaaaan bermain! Dan ana pikir kita seperti ini karena keadaan kita yang bingung dengan ustad/ustadzah yang gonta-ganti itu. Dan juga karena kita tidak memiliki ustadzah ana :’( Akhirnya, ya gitu deh. Seperti anak ayam yang kehilangan induknya saja. Teman ana pun banyak yang berpikir untuk pindah. Jadi, gimana dong? Ubah sikap kita yukk….



P.S. jangan suka marah-marah ya...


.Dari hati. Olehh: Anii.
.Agar dapat kita renungii bersama.

Pussing… (bagian:II)


Duh, pussing. Gimana ya cara ngilangin semua beban ini!


Pertama, gimana cara ganti flashdisk akla, dan kedua gimana cara meng aktifkan anti virusnya?

(tau gak, kemaren-kemaren sih gak berbelit-belit, tapi sekarang pusing ana).


Terus laptop ana rusak pula, duh cemana ini, serasa dunia terbalik.

Apalagi soal flashdisk akla, pasti susah untuk menggantinya.


Waaa….

ada yang mau nolongin ana untuk mengganti flashdisk akla gak?

Lalu antivirus ana yang sekarang bisa scan sendiri dan sussah untuk di update,… mungkin… mungkin… waaaa….. tiddaakkk….

Jangan sampai ada virus.

Hhuhu.

Dan laptop ana hari minggu kemaren waktu malamnya membuat ana, duh jadi gila! Ana takut dimarahi sama orangtua ana. Dan satu lagi…. Ah gak jadi deh…


Oke. See U yah...

Oleh: Bitters Cullend :’(




Selasa, 16 Februari 2010

Gara-gara Cinta?!

12 Februari 2010

Tadi pas jam B. Indonesia, usth. Atin memberi kami tugas untuk membuat puisi dengan tema bebas, mau temanya tentang sahabat kek, orang tua kek, pokoknya terserah lah. Nah, waktu untuk membuatnya pun 3 jam pelajaran, full.

Karena ana bosan belajar di kelas mulu, ana pun pergi keluar kelas, rencananya sih pengen cari inspirasi dan teman ana pun malah asyik ngekor ana, ngekor sih gak apa-apa, masalahnya walaupun sudah ngikutin ana keluar, bukannya segera buat puisi tapi merekanya malah cap-cuss meluluuu!! Udah gitu bicaranya keras pula! Padahal ana butuh konsentrasi untuk membuat puisi ini. Ya sudah, ana pun segera menyingkir dari mereka… Hhuhu. Ntar kalau lama-lama disana bisa Error ana =,=.

Hhehe.

Beberapa menit kemudian. Eh, ngomong-ngomong, suasana udah adem begini, pengganggu juga udah gak ada lagi, tapi kok idenya gak nongol-nongol juga ya? Aneh sekali… Waduh, gawatt… Gimana dong?! Mending buat di rumah aja lah, di sekolah ana emang gak bisa konsentrasi, lagian di rumah ana bisa ketemu kata2 yang aneh. Yupss, siip. Dan setelah ana lirik-lirik, ternyata teman ana udah banyak yang mengumpulkan tugasnya. Tapi, ada satu keanehan, ….



Cinta ("Love") <3

Sebenarnya sih, gak ada yang aneh dengan tugas ini, tapi yang anehnya itu teman-teman ana. Masa’ awalnya mereka membuat puisi dengan tema misalnya tema alam, tapi ternyata endingnya malah beralih ke cinta! Beneran! Yang pada awalnya gak niat buat puisi dengan tema tentang cinta, tapi akhirnya lama-kelamaan malah temanya berubah ke cinta! Aneh kan?! Dan kejadiannya aneh ini rata-rata di alami oleh teman ana yang lagi falling in love, lho! Duh, pusing kepala ana mikir mereka. Nah, faktanya. Ternyata sebagian besar anak-anak ibnu rusyd membuat puisi bertema cinta, pokoknya gak pandang bulu deh, mau dia akhwat atau ikhwan yang penting sebagian besar bertema cinta. Lebih-lebih ikhwannya! (nah, lho!) Ana pun juga jadi heran sendiri, kok bisa kayak gitu sih? Apa ini gara-gara cinta? Kalau benar, berarti hebat sekali….


Hmm, tapi gara-gara cinta juga teman-teman ana jadi lain, yahh, anehlah…

Apa cinta membuat orang jadi aneh!

Misalnya, jadi malah sering ngomongin soal ikhwan, atau sering bertanya siapa orang yang disukai temannya?

Dan, menurut ana, itu masih sebuah tanda tanya bessar?



Gambar Orang yang gila karen cinta (mungkin)


Nah, saran ana kepada antum-antum yang lagi falling in love:

Heemm, Oke. Cinta itu emang fitrahnya manusia. Dan jatuh cinta itu emang wajar, normal malah. Tapi antum mesti bisa menjaga hati ini dengan cara jangan terlalu memikirkan orang yang antum suka dan jangan memandanginya jika tidak ingin dosa. Antum tahu kan, entar malah bisa zina hati lagi

Dan lebih baik, antum simpan perasaan itu sendiri. Yah, jangan beritahu orang lain, nah kalaupun pengen ngasih tahu, ngasih tahu aja kepada orang yang antum percaya

Pada massa remaja ini, alangkah baiknya jika kita lebih mengutamakan belajar, tingkatkan prestasi aja dulu. Jangan mikir yang macam-macam, apalagi pacaran! Yakin aja, kalau jodoh pasti gak kemana deh… Percaya aja… Walau dia ada di London, tapi kalau emang jodoh, gak bakal lari deh. Hhihi. Kok malah ngomongin jodoh sih. Ya sudah, itu aja deh.



Pada akhirnya cinta yang utama itu hanya

kepada Allah :D



By: Ani Da Vinci :]



Antara Kamis dan Peristiwa Menyebalkan! :(

Tanggal 11 februari 2010

Jadi begini. Kepanduan tadi menurut ana gak mengasyikkan, karena alasan pertama ****A. Coba bayangkan jika ****a disamping antum! Jadinya ana gak konsentrasi, udahlah ****anya gak suka di atur kan? Tambah lagi, dianya suka cerita dan usil! Waduh, alhasil ana pun jadi gak konsentrasi juga. Ana jadi berpikir ulang dengan cita2 ana yg ingin menjadi presiden, bagaimana kalau semua rakyat ana nanti seperti ****a? Apakah ana bisa mengurusnya, sementara ****a aja gak bisa ana urus! Waduh, itu artinya ana mesti latihan dari sekarang, kalau gak sekarang kapan lagi kan?! Intinya, jangan terlalu bermimpi utk menjadi pemimpin yg besar seperti presidenlah, yang penting urus diri aja dulu, dan teman2 lainnya, kalau sudah terurus berarti satu langkah telah selesai! Tinggal belajar dan mewujudkan cita2 saja!!!Hmm, ternyata tidak terlalu sussah juga!

Cha, mesti antum seperti itu, tapi antum membawa hikmah juga, sehingga ana mesti trs berpikir-pikir utk belajar menjadi pemimpin. Minimal memimpin diri sendiri dan teman2 kan? Siiip!

O, iya! Kembali ke kepanduan yg tidak mengasyikkan tadi. Alasan kedua adalah: TRANSFORM! (kalau gak salah, namanya kayak githu). Masa’ kepanduan nanti kami mau transform. Bayangkan!! Buktinya, ustad udah bawa2 matras segala, apalagi namanya kalau enggak transform. Ust. Sanjaya juga blg kalau kami mau transform, daaaaan kata ustad kami akan terjun dari lantai dua! WOW! (canda-canda). Walah, padahal ana gak suka bermain transform atau yang ter-terjunan gitulah. Dan ana juga bukannya gak percaya sama teman2, masalahnya ana itu gak bisa kayak mereka, yg gaya terjunnya keren-keren begitulah, yg badannya jadi lurus-lurus kalau jatuh (mie kali, lurus-lurus). Jadi, terang saja ana trs menolak kan?! Tapi kalau di coba sekali lagi, kayaknya tak apalah, toh ngapain mesti takut! Come on… I can it!!

Oke. Alasan ketiga adalah: UPACARA! Ya, upacara! Ternyata kami gak jadi bermain transform tapi malah latihan upacara! Senang sih, tapi… Tapi tak seasyik yang ana duga. Emang sih seperti upacara2 yg biasanya, tapi yg jadi masalahnya adalah ****a yg ada di samping ana itu lho. Dan bukan itu saja! Ternyata yang jadi Pemimpin upacaranya adalah ikhwan! Dan mereka berada di depan ana! Oh, tidak! Mana upacaranya 2 kali lagi, dan ganti ikhwannya pun dua kali juga. Astagfirullah…
Yang pertama kalau gak salah abdul dan yang kedua azzam. Jadi, ana pun geser2 ke tempat ****a, agar para pemimpin upacara itu gak di depan ana. Yak… gesser… gesser… yess, berhasil! Tapi ****a yg ada di samping ana pun ketawa dan mendorong2 ana. Anapun akhirnya kembali ke posisi semula. ****a pun malah ketawa-tawa, melihat ****a yg ketawa kayak githu, akhirnya ana malah ketawa juga. Dasar ****a! Ana jadi tak konsentrasi pula, waduh tapi ikhwannya masih di depan ana, ana pun udah keringatan. Akhirnya ana membayangkan natsume aja!

Oke. Dan peristiwa menyebalkan yg terakhir adalah SAAT2 BELAJAR. Kenapa menyebalkan? saat2 belajar jadi gak asyik karena tmn2 sibuk bermain dan berbicara seolah-olah hidup ini hanya diisi dgn main, main, daaaan main. Teman2 ana itu emang pd dasarnya mada kali ya, makanya susah di atur. Tapi, ini serius lho! Kayaknya udah terlalu pede bakal mendapat nilai ujian yg mumtazz, dan kegeeran bisa lulus UN tanpa belajar! (mimpi kali… -,-). Lihat lah waktu pelajaran b. inggris, orang lagi ujian formatif speaking dan listening tp merekanya malah bicara, dan tak ambil pussing. Masa bodohlah, mungkin itu pikiran mereka. Lihat juga waktu pelajaran b.Arab, ust. Nata lagi nerangin, eh merekanya malah sok sibuk begitulah, tapi entah mengerti entah tidak (semoga saja mereka mengerti.Amin). Waduh kacaaauuu, sadar lah woy dari mimpi kalian… bangkit dong… kita mesti berubah. Jangan malah menyesal kemudian.
Lihat lah contohnya di sekeliling kita. Kakak2 kelas 3 contohnya, mereka sekarang lagi bingung dgn nilainya yg pas-pasan dan tidak tuntas, padahal pengennya skolah di sekolah yang favorit. Pokoknya pada sibuk+sering mendatangi ust/usth yg bersangkutan dgn mata pelajaran yg TIDAK TUNTAS itu. Mau minta nilainya di naikkan lah, tapi syaratnya mesti turun lagi ke kelas 2, kan gak mungkin! Jadi gimana solusinya? Gak ada kan? Makanya jgn menyesal belakangan, bila tidak ingin rugi. Jadi, yuk instropeksi diri…

Hemm, hemm, meski dipenuhi banyak peristiwa menyebalkan, bukan berarti gak ada peristiwa yg mengasyikkan dong.
Begini, hal2 yang menurut ana asyik itu adalah: Pertama. Tiap kali memulai belajar kami selalu bernyanyi dulu, pertama-tama menyanyikan yel2 kelas, lalu di lanjutkan dgn menyanyikan lagu kepanduan! Wah, pokoknya asyik sekali…
Meski sepertinya ikhwan kurang hapal dgn lagu2 tadi, tapi yg penting semuanya semangat dan happy. Akhwat bernyanyi dengan kompak dan ikhwan kebagian tugas untuk menggendang-gendang meja. Ahay~! Asyiknya, semoga kami dapat terus seperti ini, kompak dan tidak ada yang berantem dan saling mengejek lagi. Kalau begini kan, hidup itu jadi lebih indah. Mana pernah, saat kita bernyanyi ikhwan-akhwatnya saling mengejek? Tuh, kan. Ternyata nyanyi itu membawa kedamaian juga. Tapi, stt… ternyata ada juga yang gak suka bernyanyi. Nah, siapakah dia? Tebak sendiri, dong… ^_^

Oke. Dan hal kedua yang mengasyikkan di hari ini adalah…
Karena ust. Heri gak ngajar kami lagi, gossipnya yang bakal mengajar PKN adalah ust. Khairul. Waduh, gimana jadinya kalau ust. Khairul yg ngajar pkn y? Widiiih, pasti seru!
Tp, ternyata eh ternyata, yg mengajar pkn bukan ust. Khairul, apalagi ust. Heri, dan yang mengajar kami ternyata adalah ust. Zainal! Wah, surprise! Ini kejutan, bung…
Dan yang lebih mengasyikkan nya, kami tadi gak terlalu belajar, soalnya ust. Zainal malah bercerita tentang pengalamannya dulu sewaktu masih kecil. Pokoknya pengelaman ust. Zainal benar2 keren! Yang pasti, patut d tiru nih…

By: Ani da Vinci :]

Jumat, 12 Februari 2010

pusing

mtk kami mengukur dinding tapi bukan seluruya ,mereka malah main kesana-kemari dasar makanya habis itu W langsung pergi kekelas dan tidr dengan damai tak ada yang mengangu tap bukan mati...........
trus kami Mai di parkiran. tau 'gak W tuh malas nyanyi pandu tu tapi dasar mereka 'gak pernah mikirin orang dasar (jangan komentar)apalagi si minoh bilang klo 'gak ikut nenek. JANGAN LAGI ADA NYANYIAN DI KELAS.oh iya ade jadi orang yang menyebalkan pokoknya menyebalkan

Senin, 08 Februari 2010

Banyak Kejadian Dalam 1 Hari~!

Tanggal 5 Februari 2010


Hmmm, Oke. Jangan tanya apa-apa dulu. Karena sekarang ana mau menenangkan diri. Huuuuuuuftttt….. Haaaahhhh…. 3x….


Nah, Bloggy. Pernahkah kalian mengalami banyak kejadian dalam satu hari? Sampai-sampai kalian lupa apa saja kejadian itu? Ya, saking banyaknya sehingga tak bisa dicerna oleh kepala kalian sendiri. Bayangkan itu! Dan, ana pun merasakannya. Satu hari dengan banyak kejadian yang memusingkan!! Yang menyebalkan, menyeramkan, membosankan sampai menyedihkan!!


1.)Pertama. Tentu saja dimulai ketika ana datang ke sekolah. Bayangkan! Pertama datang saja, sudah ada kejadian yang buat ana geleng-geleng kepala. Begini, kemaren ana kan gak datang ke sekolah karena hujan. Dan itu yang ana sesalkan. Seharusnya hari itu ana datang saja, karena asal kalian tahu kemaren itu benar2 menyenangkan sekali di sekolah. Eh, tunggu dulu!! Sepertinya kalian agak pusing dengan cerita ana. Begini, biar ana ulangi, saat ana tidak datang ternyata di kelas banyak kejadian asyik, seru tapi aneh :]. Kalian tahu gak, masa’ akhwat berantem sama Riski? Benar lho, ini gak bohong, masa’ akhwat bersatu melawan si Riski untuk membela Iid. Habiss, si Riski yang cari gara2 tuh, masa’ di papan tulis dia gambar gajah sama tikus, truss pake love2 pula. Maksudnya sih buat nyindir Iid dan Afridol. Jadi, terang saja Iid nangis dan ngacir ke Ibnu Sina, buat tenangin dirilah. Tak terima Iid di buat nangis oleh Riski, akhwat pun habis-habisan ngebela Iid, sampai-sampai Riski kayaknya terpojok. Ya iyalah, wong akhwat bejibun gitu, sementara Riski cuma sendiri, kasian kan?

Tapi kayaknya pertengkaran berubah jadi aneh deh, bukan hanya ngebela Iid, tapi akhwat juga cek-cok sama Riski. Saling balas mengejeklah, yaitu dengan adu mulut atau gak dengan membalas membuat gambar gajah dgn perut yg buncit!!! Astaghfirullah…


2.)Kedua. Selama jam pelajaran ust. Tono bukannnya belajar, kami malah asyik cerita-cerita seram. Mumpung ustadnya lagi gak ada, daripada bengong gak jelas lebih asyik cerita-cerita yang berbau seram kan? Dan kali ini yang berdongeng adalah duo Rena dan Akla. Widiiih… cerita-ceritanya seram sekali, lo. Soalnya ini adalah kisah nyata, jadi mereka sendiri yg mengalaminya. Hiyyy…. Sampai-sampai ana, amiroh dan abit terus-terusan merinding sampai pelajaran MAI tiba. Beneran!! Ana dgn abit pun sdh memutuskan bahwa the best cerita seram kali ini adalah cerita dari ‘AKLA’!!


3.)Ketiga. MAI kali ini ada yang baru, soalnya kakak mentoring kami yang lama gak datang karena ke rumah sakit. Daaaan…. yang menggantikannya adalah kak afshah, kalo gak salah sih. Kakaknya asyik, baik, dan yang penting punya tai lalat di dekat dagu! Kenapa emangnya dengan tai lalat di dekat dagu?? Begini saudara-saudari, soalnya ana suka orang yang punya tai lalat disekitar muka, habiss imut-imut, lucu sih.

Eh, eh! Kok pada ngomongin soal tai lalat sih?!

Sebenarnya bukan itu yang membuat gempar kajadian kali ini, tapi yang membuat gempar adalah ikhwan! Atau lebih tepatnya si Ikhsan! Kejadiannya seperti ini, saat itu akhwat sedang asyik tilawah pada saat pelajaran MAI, dan yang ada di kelas itu hanya ada akhwat soalnya ikhwan MAI-nya di teras kelas. Nah, padahal kelas lagi anteng-antengnya, tiba-tiba saja Ikhsan nongolin kepalanya di pintu. “Bilang sama *******, kalau bang ***** suka *******”, katanya tiba-tiba seperti orang berbisik. Khaulah pun nyadar dan bilang, “Apa???”. Ikhsan pun kembali berbisik hal yang sama. Dan Khaula kembali bertanya hal yang sama pula. Akhirnya Ikhsan pun berulang kali mengucapkannya, daaaann dengan nada berbisik. Lalu Ikhsan pun nyelonong pergi, sementara akhwatnya melongo kayak sapi ompong karena mendengar perkataan ikhsan yg diluar perkiraan tadi, heran ya? Kok bisa ikhsan seberani itu ngomong sama akhwat yg bejibun itu, apalagi ngomong hal yang aneh pula? Benar-benar aneh ikhwan ibnu rusyd jaman sekarang ya. Sebenarnya bukan yang di bilang ikhsan itu yang aneh, terlepas itu benar atau tidak. Toh, ******* juga tidak peduli. Tapi beraninya ikhsan itu yg perlu ditanyakan, sebenarnya a-da a-pa?


4.)Keempat. Kejadian yang beda pada saat pelajaran MAI. Disela-sela MAI Fifi permisi, dan tibanya di kelas Fifi malah panik. Kak afshah pun meminta agar Fifi bercerita pada kami semua. Ternyata ini soal kak inas dan fifi. Waktu itu kalau gak salah fifi naik tangga, tiba-tiba saja kak Inas malah meninju bahu Fifi. Dan tak itu saja, kak Inas juga menghalang-halangi Fifi naik ke atas, tak terima digitukan, Fifi pun malah mendorong kakak-kakak itu dan segera melesat menuju kelas. Sebenarnya kak Inas itu bukan marah tanpa sebab (MTS), sehingga seenak-enaknya meninju Fifi. Tapi itu semua juga salah kami, soalnya waktu habis wudu’, kami bertemu kak inas di tangga, dan ding dong Adepun punya ide untuk menjahili kak inas yaitu dengan cara menghalangi kak inas naik tangga. Ya sudah, ade pun bersatu dgn Fifi utk menjalankan ide jahilnya.

“Wooy… misi lah. Seriuslah wooyy…”, kata Kak Inas dengan marah. Tapi Fifi dan Ade terus-terusan saja menghalangi Kak Inas. Dan di puncak tangga kak Inas pun menggurutu, “Dasar ibnu-ibnu, lihat aja nanti….!,” katanya ketus sambil berjalan ke Al-Kindy.

Nah, sorenya baru mereka pun berdamai. Huft. Syukurlah. Padahal cuma masalah itu pun, masa’ kita mesti berantem hanya karena hal kecil? Gak sehat dong….


5.)Kelima. Ini kejadian menyedihkan di saat pulang sekolah. Begini, masa’ teman-teman bilang kalau ust. Heri mau pindah ke SD? Yang bener aja kan! “Halahh, gossip itu…. Palingan Cuma bo’ongan”, pikir ana gak percaya. Lagian gossip itu kan biasanya udah di bumbui pake merica, garam, gula, terus di goreng atau gak di panggang, wiidiiih makin sip deh tuh. Mendingan gak usah urusin itu, palingan ntar gossipnya hilang juga kan? Jadi, ngapain cape’? Dan yang terpenting, masa’ ust. Heri tega ninggalin kami, ntar kami di ajar siapa? Halahh, gak mungkin… gak mungkin….

Awalnya, ana hanya menduga itu cuma gossip yang di buat teman-teman ana. Tapi lama-kelamaan kok kayaknya itu keterlaluan, serius! Ini bukan mimpi! Atau apalagi bualan teman-teman ana. Kalau iya itu kerjaan mereka, kurang kerjaan sekali kan?? Apalagi ini sudah keterlaluan!!

Dan ternyata berita itu benar, ana lihat teman ana banyak yang nangis, anak kelas 8, maupun adek-adek kelas 7… semua matanya banjir….

Jadi, berita itu gak bohong dong?

“Tadi kami ajak ust. Heri demo, tapi ust-nya gak mau. Kata ust, ustad mau nenangin diri dulu di atas,” kata seseorang. “Woooy, demo yok wooy….,” ajak yang lainnya, “Kita ketemu sama ust. Sanjaya,”, lanjutnya.

Hiks, hiks… jadi, ust. Heri beneran pindah, sob. Bagaimana ini? Masa’ ust kita mau di ambil?? Hhuhu. Gimana dong?


By: Hairatunnisa’ (Ani)