♡Annyeong Haseo♡

Image and video hosting by TinyPic

Update. Status. !

gyaaa.. saya kehilangan kucing ! !
kalau ada yang nemu, tolong antar ke rumah yaa..
TT_TT
- - Our Journal - -

This is about everything...

Selasa, 16 Februari 2010

Antara Kamis dan Peristiwa Menyebalkan! :(

Tanggal 11 februari 2010

Jadi begini. Kepanduan tadi menurut ana gak mengasyikkan, karena alasan pertama ****A. Coba bayangkan jika ****a disamping antum! Jadinya ana gak konsentrasi, udahlah ****anya gak suka di atur kan? Tambah lagi, dianya suka cerita dan usil! Waduh, alhasil ana pun jadi gak konsentrasi juga. Ana jadi berpikir ulang dengan cita2 ana yg ingin menjadi presiden, bagaimana kalau semua rakyat ana nanti seperti ****a? Apakah ana bisa mengurusnya, sementara ****a aja gak bisa ana urus! Waduh, itu artinya ana mesti latihan dari sekarang, kalau gak sekarang kapan lagi kan?! Intinya, jangan terlalu bermimpi utk menjadi pemimpin yg besar seperti presidenlah, yang penting urus diri aja dulu, dan teman2 lainnya, kalau sudah terurus berarti satu langkah telah selesai! Tinggal belajar dan mewujudkan cita2 saja!!!Hmm, ternyata tidak terlalu sussah juga!

Cha, mesti antum seperti itu, tapi antum membawa hikmah juga, sehingga ana mesti trs berpikir-pikir utk belajar menjadi pemimpin. Minimal memimpin diri sendiri dan teman2 kan? Siiip!

O, iya! Kembali ke kepanduan yg tidak mengasyikkan tadi. Alasan kedua adalah: TRANSFORM! (kalau gak salah, namanya kayak githu). Masa’ kepanduan nanti kami mau transform. Bayangkan!! Buktinya, ustad udah bawa2 matras segala, apalagi namanya kalau enggak transform. Ust. Sanjaya juga blg kalau kami mau transform, daaaaan kata ustad kami akan terjun dari lantai dua! WOW! (canda-canda). Walah, padahal ana gak suka bermain transform atau yang ter-terjunan gitulah. Dan ana juga bukannya gak percaya sama teman2, masalahnya ana itu gak bisa kayak mereka, yg gaya terjunnya keren-keren begitulah, yg badannya jadi lurus-lurus kalau jatuh (mie kali, lurus-lurus). Jadi, terang saja ana trs menolak kan?! Tapi kalau di coba sekali lagi, kayaknya tak apalah, toh ngapain mesti takut! Come on… I can it!!

Oke. Alasan ketiga adalah: UPACARA! Ya, upacara! Ternyata kami gak jadi bermain transform tapi malah latihan upacara! Senang sih, tapi… Tapi tak seasyik yang ana duga. Emang sih seperti upacara2 yg biasanya, tapi yg jadi masalahnya adalah ****a yg ada di samping ana itu lho. Dan bukan itu saja! Ternyata yang jadi Pemimpin upacaranya adalah ikhwan! Dan mereka berada di depan ana! Oh, tidak! Mana upacaranya 2 kali lagi, dan ganti ikhwannya pun dua kali juga. Astagfirullah…
Yang pertama kalau gak salah abdul dan yang kedua azzam. Jadi, ana pun geser2 ke tempat ****a, agar para pemimpin upacara itu gak di depan ana. Yak… gesser… gesser… yess, berhasil! Tapi ****a yg ada di samping ana pun ketawa dan mendorong2 ana. Anapun akhirnya kembali ke posisi semula. ****a pun malah ketawa-tawa, melihat ****a yg ketawa kayak githu, akhirnya ana malah ketawa juga. Dasar ****a! Ana jadi tak konsentrasi pula, waduh tapi ikhwannya masih di depan ana, ana pun udah keringatan. Akhirnya ana membayangkan natsume aja!

Oke. Dan peristiwa menyebalkan yg terakhir adalah SAAT2 BELAJAR. Kenapa menyebalkan? saat2 belajar jadi gak asyik karena tmn2 sibuk bermain dan berbicara seolah-olah hidup ini hanya diisi dgn main, main, daaaan main. Teman2 ana itu emang pd dasarnya mada kali ya, makanya susah di atur. Tapi, ini serius lho! Kayaknya udah terlalu pede bakal mendapat nilai ujian yg mumtazz, dan kegeeran bisa lulus UN tanpa belajar! (mimpi kali… -,-). Lihat lah waktu pelajaran b. inggris, orang lagi ujian formatif speaking dan listening tp merekanya malah bicara, dan tak ambil pussing. Masa bodohlah, mungkin itu pikiran mereka. Lihat juga waktu pelajaran b.Arab, ust. Nata lagi nerangin, eh merekanya malah sok sibuk begitulah, tapi entah mengerti entah tidak (semoga saja mereka mengerti.Amin). Waduh kacaaauuu, sadar lah woy dari mimpi kalian… bangkit dong… kita mesti berubah. Jangan malah menyesal kemudian.
Lihat lah contohnya di sekeliling kita. Kakak2 kelas 3 contohnya, mereka sekarang lagi bingung dgn nilainya yg pas-pasan dan tidak tuntas, padahal pengennya skolah di sekolah yang favorit. Pokoknya pada sibuk+sering mendatangi ust/usth yg bersangkutan dgn mata pelajaran yg TIDAK TUNTAS itu. Mau minta nilainya di naikkan lah, tapi syaratnya mesti turun lagi ke kelas 2, kan gak mungkin! Jadi gimana solusinya? Gak ada kan? Makanya jgn menyesal belakangan, bila tidak ingin rugi. Jadi, yuk instropeksi diri…

Hemm, hemm, meski dipenuhi banyak peristiwa menyebalkan, bukan berarti gak ada peristiwa yg mengasyikkan dong.
Begini, hal2 yang menurut ana asyik itu adalah: Pertama. Tiap kali memulai belajar kami selalu bernyanyi dulu, pertama-tama menyanyikan yel2 kelas, lalu di lanjutkan dgn menyanyikan lagu kepanduan! Wah, pokoknya asyik sekali…
Meski sepertinya ikhwan kurang hapal dgn lagu2 tadi, tapi yg penting semuanya semangat dan happy. Akhwat bernyanyi dengan kompak dan ikhwan kebagian tugas untuk menggendang-gendang meja. Ahay~! Asyiknya, semoga kami dapat terus seperti ini, kompak dan tidak ada yang berantem dan saling mengejek lagi. Kalau begini kan, hidup itu jadi lebih indah. Mana pernah, saat kita bernyanyi ikhwan-akhwatnya saling mengejek? Tuh, kan. Ternyata nyanyi itu membawa kedamaian juga. Tapi, stt… ternyata ada juga yang gak suka bernyanyi. Nah, siapakah dia? Tebak sendiri, dong… ^_^

Oke. Dan hal kedua yang mengasyikkan di hari ini adalah…
Karena ust. Heri gak ngajar kami lagi, gossipnya yang bakal mengajar PKN adalah ust. Khairul. Waduh, gimana jadinya kalau ust. Khairul yg ngajar pkn y? Widiiih, pasti seru!
Tp, ternyata eh ternyata, yg mengajar pkn bukan ust. Khairul, apalagi ust. Heri, dan yang mengajar kami ternyata adalah ust. Zainal! Wah, surprise! Ini kejutan, bung…
Dan yang lebih mengasyikkan nya, kami tadi gak terlalu belajar, soalnya ust. Zainal malah bercerita tentang pengalamannya dulu sewaktu masih kecil. Pokoknya pengelaman ust. Zainal benar2 keren! Yang pasti, patut d tiru nih…

By: Ani da Vinci :]

2 komentar:

  1. Kuro usagi, said:

    wk..wk..wk... mulu, mah...

    seharusnya YSY ikut prihatin dan turut berduka cita...

    (berduka cita??!)

    BalasHapus